Sunday, December 20, 2009

Biarkan.

Biarkan. Malam ini biar aku sendiri.
Biarkan aku melayani mimpi.
Biarkan aku menangis sendiri.
Jika diikutkan hati, ingin saja aku lari.
Ingin saja aku mati.
Tapi, akal menghalang.
Dia bilang, apa guna kau lari? Apa guna kau mati ?
Lalu hati kata, tiada guna aku lari sebab semuanya takkan berakhir.
Tiada guna juga aku mati walaupun aku tahu semua orang hendak aku mati.

Ya biarkan saja aku melayani diri ini.
Dengan semua fantasi-fantasi,
Dengan semua mimpi-mimpi ngeri.
Sekalipun aku menangis berjuta kali, tak pernah ada siapa peduli.
Jadi, aku bisa pergi.
Tanpa siapa ketahui.
Tanpa siapa peduli.
Tanpa sesiapa disisi.

Apa Kau Peduli?

0 comments:

Post a Comment